Dapatkan Link Kuliah IPDN dan Lulusan Kuliah Langsung Menjadi Pegawai Negeri Sipil, Syarat dan Jadwalnya

Post by: Syahrani


Seleksi penerimaan calon praja Institute Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) tahun 2024 telah dibuka. Pendaftaran calon praja tersebut telah dibuka sejak 15 Mei 2024 s.d 13 Juni 2024 mendatang. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui surat edaran nomor 800.1.2.2/2290/SJ tentang pelaksanaan seleksi penerimaan calon praja Institute Pemerintahan Dalam Negeri tahun 2024 telah menyampaikan hal tersebut kepada pemerintahan daerah dan pemerintahan Provinsi se-Indonesia.

Di dalam surat edaran tersebut, dijelaskan Kemendagri memberikan kesempatan bagi putra-putri Warga Negara Indonesia (WNI) untuk ikut seleksi calon praja tersebut

Sehubungan dengan hal tersebut dijelaskan 1. SPCP IPDN Tahun 2024 dilaksanakan: a. Pendaftaran peserta calon praja IPDN tahun 2024 dilaksanakan bersamaan dengan pendaftaran calon siswa-siswi/taruna-taruni pendidikan tinggi kedinasan pada tanggal 15 Mei 2024 s.d 13 Juni 2024. b. Pendaftaran dilakukan secara online/daring melalui laman https://dikdin.bkn.go.id/ c. Persyaratan dan jadwal SPCP IPDN tahun 2024 sebagaimana tercantum dalam lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari surat edaran menteri ini d. Pemberitahuan terkait lokasi pelaksanaan tes, perubahan jadwal tahapan seleksi dan informasi lainnya terkait pelaksanaan SPCP IPDN Tahun 2024 dapat dilihat pada lama https://spcp.ipdn.ac.id
2. Menyebarluaskan informasi, sosialisasi dan memfasilitasi dalam rangka kelancaran pendaftaran dan pelaksanaan SPCP IPDN Tahun 2024. 3. Pelaksanaan SPCP IPDN Tahun 2024 tidak dipungut biaya, kecuali pada tahap Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dikenakan biaya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) SKD dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan dan tata cara pembayaran Biaya SKD dapat dilihat pada laman https://dikdin.bkn.go.id/ sesuai kode biling yang dikeluarkan oleh BKN 4. Biaya SPCP IPDN tahun 2024 dibebankan kepada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Kementerian Dalam Negeri Tahun 2024. 5. Dalam hal terdapat pihak/oknum yang menawarkan jasa dengan menjanjikan untuk dapat diterima menjadi calon praja IPDN Tahun 2024 dan meminta imbalan tertentu, maka perbuatan tersebut adalah tidak benar dan termasuk dalam delik penipuan. 6. Pengaduan terhadap proses pendaftaran SPCP IPDN Tahun 2024 dapat disampaikan melalui:
  • Email spcpipdn@ipdn.ac.id dan/atau kerjasama_humas@ipdn.ac.id pelaksanaan SPCP IPDN Tahun 2024.
  • Call Center SPCP IPDN nomor 0-804-1-700-700 pada jam kerja selama masa pendaftaran SPCP IPDN dari tanggal 15 Mei 2024 s.d 6 Agustus 2024.

Persyaratan Umum 
  1. Warga Negara Indonesia
  2. Usia peserta seleksi minimal 16 (enam belas) tahun dan maksimal 21 (dua puluh satu) tahun pada tanggal 1 Januari 2024
  3. Tinggi badan pendaftar bagi pria minimal 160 cm dan wanita minimal 155 cm. 

Persyaratan Administrasi 

1. Berijazah paling rendah Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Madrasah Aliyah (MA) termasuk lulusan paket C, bagi lulusan tahun 2021 - 2024 dengan ketentuan:
  • a. Nilai rata-rata ijazah minimal 70.00 (tujuh puluh koma nol-nol) untuk nilai rata-rata rapor dan nilai ujian sekolah. 
  • Nilai rata-rata ijazah bagi provinsi Papua, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Selatan dan Papua Barat Daya minimal 65,00 (enam lima koma nol-nol) untuk nilai rata-rata rapor dan nilai ujian sekolah 

2. Bagi yang memperoleh ijazah dari sekolah luar negeri harus mendapat pengesahan berupa surat pernyataan/persamaan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi. 
3. Berdomisili minimal 1 (satu) tahun di Kabupaten/Kota pada provinsi tempat mendaftar secara sah terhitung pada tanggal awal pendaftaran yang dibuktikan dengan KTP-el, Kartu Keluarga dan Surat Pindah (bagi yang pindah tempat tinggal) serta dokumen lain yang berhubungan dengan domisili, dikecualikan nahi orang tua (bapak/ibu kandung) peserta yang lahir di tempat pendaftaran dibuktikan dengan akta kelahiran orang tua dan/atau surat penempatan pindah tugas orang tua dari instansi masing-masing. Apabila terbukti melakukan duplikasi/pemalsuan/rekayasa keterangan akan ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku. 
4. Surat keterangan lulus SMA/MA yang ditandatangani oleh kepala sekolah atau pejabat yang berwenang dan dicap/distempel basah, bagi siswa SMA/MA lulusan tahun 2024 untuk dokumen awak persyaratan pendaftaran. 
5. Surat pernyataan bersedia menandatangani dan mengikuti perjanjian ikatan dinas lulusan IPDN di lingkungan kementerian/lembaga/Pemerintah Daerah yang dinyatakan secara tertulis dan ditandatangani di atas materai Rp. 10.000,00 (sepuluh ribu rupiah) serta mengetahui orang tua/wali. 
6. Surat Keterangan Orang Asli Papua (OAP) khusus bagi peserta OAP ditandatangani oleh Ketua atau Anggota Majelis Rakyat Papua berdasarkan keanggotaan yang sah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan diketahui oleh Kepala Distrik pada Kabupaten/Kota pendaftaran yang dibuktikan dengan cap/stempel basah 
7. Pakta integritas tahun 2024 
8. Alamat email yang aktif 
9. Pas foto berwarna ukuran 4x6 cm dengan menghadap ke depan dan tidak memakai kacamata serta mengenakan kemeja lengan panjang berwarna putih polos dengan latar belakang merah.  

Persyaratan lain-lain 
  1. Tidak sedang menjalani atau terancam hukuman pidana karena melakukan kejahatan. 
  2. Tidak bertindik atau bekas tindik telinganya atau anggota badan lainnya bagi peserta pria, kecuali karena ketentuan agama/adat. 
  3. Tidak bertato 
  4. Tidak menggunakan kacamata/lensa kontak 
  5. Belum pernah menikah/kawin, bagi pendaftar wanita belum pernah hamil/melahirkan. 
  6. Belum pernah diberhentikan sebagai praja IPDN dan perguruan tinggi lainnya dengan tidak hormat. 
  7. Apabila pendaftaran dinyatakan lulus, maka pendaftar 
  • Tidak diperkenankan mengundurkan diri.
  • Sanggup tidak menikah/kawin selama mengikuti pendidikan.
  • Bersedia diangkat menjadi CPNS/PNS dan ditugaskan/ditempatkan di seluruh wilayah Negara Republik Indonesia.
  • Bersedia ditempatkan di seluruh kampus IPDN pada saat proses pembelajaran.
  • Bersedia mentaati setara peraturan yang berlaku di IPDN
  • Bersedia diberhentikan sebagai praja IPDN jika melakukan pelanggaran disiplin praja sebagaimana diatur dalam pedoman tata kehidupan praja.
  • Apabila pendaftaran terbukti melakukan pemalsuan identitas/dokumen persyaratan diatas maka pendaftar dinyatakan didiskualifikasi. 

Pendaftaran Peserta 
  1. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi SSCASN BKN https://dikdin.bkn.go.id 
  2. Mengunggah dokumen persyaratan administrasi peserta dengan ukuran dan format tertentu sesuai dengan aplikasi yang termuat pada laman resmi SSCASN BKN https://dikdin.bkn.go.id https://dikdin.bkn.go.id 

Jadwal Pelaksanaan SPCP IPDN Tahun 2024 
  1. Pelamar mendaftar secara online/daring pada 15 Mei - 13 Juni 2024 di laman https://dikdin.bkn.go.id 
  2. Pelamar membuat akun SSCASN Sekolah Kedinasan tahun 2024 pada tanggal 15 Mei - 13 Juni 2024 di laman https://dikdin.bkn.go.id https://dikdin.bkn.go.id 
  3. Pelamar log in dengan menggunakan NIK dan Password yang telah didaftarkan pada 15 Mei - 13 Juni 2024 di laman https://dikdin.bkn.go.id 
  4. Pelamar memilih sekolah kedinasan dan mengisi biodata serta mengunggah dokumen persyaratan administrasi SPCP IPDN pada tanggal 15 Mei - 13 Juni 2024 di laman https://dikdin.bkn.go.id
  5. Pelamar menyelesaikan pendaftaran dengan mengecek resume dan mencetak bukti pendaftaran pada tanggal 15 Mei - 13 Juni 2024 di laman https://dikdin.bkn.go.id 
  6. Verifikasi dokumen persyaratan administrasi pendaftaran yang telah diunggah pada tanggal 16 Mei - 17 Juni 2024 di laman https://dikdin.bkn.go.id 
  7. Pengumuman verifikasi dokumen persyaratan administrasi pada tanggal 19 Juni 2024 di laman https://dikdin.bkn.go.id dan https://spcp.ipdn.ac.id 
  8. Pelamar yang memenuhi syarat verifikasi dokumen persyaratan administrasi pendaftaran melakukan pembayaran PNBP Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) sesuai kode billing pada tanggal 27 Juni - 5 Juli 2024 pada Bank yang ditunjuk oleh BKN 
  9. Pelamar yang telah melakukan pembayaran PNBP SKD mencetak kartu ujian melalui akun masing-masing pada Juli 2024 di laman https://dikdin.bkn.go.id 
  10. Pengumuman daftar nama peserta SKD pada Juli 2024 di laman https://dikdin.bkn.go.id dan laman https://spcp.ipdn.ac.id
  11. Pelaksanaan SKD pada Juli - Agustus 2024 di lokasi yang ditunjuk panitia SPCP IPDN
  12. Pengumuman hasil SKD pada Agustus 2024 di laman https://dikdin.bkn.go.id dan laman https://spcp.ipdn.ac.id 
  13. Pelaksanaan tes kesehatan tahap 1 pada Agustus 2024 di Rumah Sakit Bhayangkara/Biddokkes Polda
  14. Pengumuman hasil tes kesehatan 1 pada Agustus 2024 di laman https://spcp.ipdn.ac.id
  15. Pelaksanaan tes psikologi, integritas dan kejujuran pada Agustus 2024 di Psikologi Polda 
  16. Pengumuman hasil tes psikologi integritas dan kejujuran pada Agustus 2024 di laman https://spcp.ipdn.ac.id 
  17. Verifikasi faktual dokumen persyaratan administrasi pendaftaran pada Agustus 2024 di Rumah Sakit Bhayangkara/Biddokkes/Polda 
  18. Tes kesehatan tahap 2 pada Agustus 2024 di Rumah Sakit Bhayangkara/Biddokkes/Polda 
  19. Tes kesamaptaan dan pemeriksaan penampilan pada Agustus 2024 di Rumah Sakit Bhayangkara/Biddokkes/Polda 
  20. Pengumuman hasil kelulusan akhir SPCP IPDN Tahun 2024 pada Agustus 2024 di laman https://spcp.ipdn.ac.id 
  21. Registrasi calon praja bertempat di IPDN Kampus Jatinangor pada Agustus 2024 di Kampus IPDN Jatinangor. 

IPDN Institut Pemerintahan Dalam Negeri disingkat IPDN adalah Perguruan Tinggi Kedinasan di bawah Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, yang menyelenggarakan pendidikan tinggi kepamongprajaan dan menyiapkan kader pemerintahan dalam negeri di lingkungan pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Pada 6 Oktober 2004, Presiden Megawati Soekarnoputri melalui Keputusan Presiden Nomor 87 Tahun 2004 memutuskan untuk menggabungkan Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) ke dalam Institut Ilmu Pemerintahan (IIP) serta mengubah nama IIP menjadi IPDN. Keputusan Presiden itu kemudian ditindaklanjuti dengan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 892.22-421 Tahun 2005 tentang Pelaksanaan Penggabungan dan Operasional Institut Pemerintahan Dalam Negeri, disertai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 29 Tahun 2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja IPDN dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 43 Tahun 2005 tentang Statuta IPDN serta peraturan pelaksanaan lainnya. Baca Juga: Kabar Bahagia, Pemerintah Buka Seleksi CPNS Sekolah Kedinasan Mei, CASN Bulan Juni Program Sarjana Terapan yang ada di IPDN adalah sebagai berikut: Pada Fakultas Politik Pemerintahan terdapat prodi Politik Indonesia Terapan, Studi Kebijakan Publik dan Pembangunan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat. Sedangkan pada Fakultas Manajemen Pemerintahan terdapat prodi Manajemen Sumber Daya Manusia Sektor Publik, Keuangan Publik, Administrasi Pemerintahan Daerah Teknologi Rekayasa Informasi Pemerintahan Sementara itu, pada Fakultas Perlindungan Masyarakat terdapat prodi Manajemen Keamanan dan Keselamatan Publik, Studi Kependudukan dan Pencatatan Sipil dan Praktik Perpolisian Tata Pamong.






0 Komentar